TUGAS-TUGAS
ADMINISTRATOR DAN STARTUP &
SHUTDOWN
1. Administrator Sistem
Adalah orang yang menjaga proses berjalannya sistem mencakup
tugas sehari-hari, seperti proses backup, mengganti printer beserta tintanya
dan tugas-tugas yang berhubungan dengan administrasi sistem.
·
Tugas
administratos sistem
Tugas utama seorang
Administrator Sistem adalah memastikan sistem tetap berjalan lancar dalam
memberikan pelayanan kepada pengguna. Tugas-tugas yang biasa dilakukan oleh
seorang Administrator Sistem:
1. Menambah user baru,
mengkonfigurasi direktori homenya dan hak akses yang akan dimilikinya.
2. Melakukan instalasi software
baru, upgrade software dan mencari pemecahan masalah dari bug yang terdapat di
dalam sistem Linux.
3. Melakukan proses monitoring
terhadap space harddisk dan melakukan backup file-file atau direktori yang
penting.
4. Menangani permasalahan sistem
user.
5. Melakukan instalasi hardware
baru.
2. Startup &
Shutdown
- Proses Startup
Proses startup pada sistem Linux dapat
dilihat pada gambar di bawah:
Keterangan:
1. Pertama kali mesin melakukan
power on self test (pemeriksaan hardware).
2. Program BIOS yang ada di ROM
akan dieksekusi.
3. Boot Loader yang ada di MBR akan
dieksekusi.
4. Load Kernel Linux (
/boot/vmlinuz ) ke RAM.
5. Menjalankan program init.
Proses Startup pada tiap Distribusi
Seperti
sudah diterangkan di atas, setelah init mengambil alih tugas booting sistem
dari LILI atau GRUB, init akan menjalankan sistem sesuai dengan default run
level yang digunakan. Pada beberapa distribusi, penanganan run level ini
berbeda satu dengan lainnya.
Run Level pada RedHat dan OpenLinux
Kedua distribusi ini meletakkan
program-program shell pada direktori /etc/rc.d. Program-program yang
berhubungan dengan init diletakkan dalam sebuah direktori master pada /etc/rc.d/init.d.
Sedangkan direktori lainnya lagi memiliki nama yang sama untuk setiap run
level, misalnya /etc/rc1.d/ untuk run level 1.
- Proses Shutdown
Sebelum mesin dimatikan (power off),
sebaiknya sistem di shutdown dulu dengan perintah/sbin/shutdown. Perintah
tersebut akan melakukan hal-hal berikut :
1. Memberitahukan kepada user yang
login bahwa sistem akan dimatikan.
2. Menghentikan seluruh proses yang
masih berjalan.
3. Melakukan unmount filesystem.
4. Menyimpan seluruh file yang
masih di memori ke harddisk.
Sintaks :
shutdown [pilihan] [waktu] [pesan]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar